SINOPSIS Goblin Episode 3 Bagian 1

SINOPSIS Goblin Episode 3 Bagian 1
Sumber gambar dan konten: TVn

Saat Eun Tak benar – benar terdesak, ia berdoa dalam batinnya dengan bersungguh – sungguh seperti apa kata nenek dulu pada Ibunya. “Pada saat kau di antara hidup dan mati buatlah permohonan dengan keinginan yang sangat kuat. Seorang dewa berhati lembut mungkin akan mewujudkan permohonanmu itu.

Itulah mungkin yang membuat Shin tahu kalau kondisi Eun Tak dalam bahaya meskipun dia tidak meniup api.

 
Dua penjahat yang menculik Eun Tak penasaran siapa identitas Shin dan Wang Yeo, apa mereka “Men in Black”?

Belum apa – apa, lampu mobil mereka pecah dan membuat keduanya semakin bergidik ngeri. Mereka pun memilih untuk secepatnya pergi dari sana.


Namun keanehan kembali terjadi, mobil yang mereka tumpangi terbelah menjadi dua. Eun Tak ketakutan menyadari kalau mobil itu perlahan memisah dan melaju tak terkendali. Ia mulai menangis memanggil Ayahnya.

Rupanya Shin yang sudah membelah mobil tersebut menggunakan pedangnya. Ia pun berjalan menghampiri Eun Tak dan memungut syal merah yang terjatuh di jalan.

Setelah mobil terhenti, Eun Tak berani mengangkat kepalanya yang terus tertunduk. Disana sudah ada Wang Yeo yang mengangkat tangannya seolah memberi salam.

Shin membuka pintu mobilnya dan meminta Eun Tak supaya keluar. Ia mengulurkan tangannya, Eun Tak pun menerima uluran tangan tersebut. Ia berjalan keluar dari mobil dengan lutut masih gemetaran.

“Kau terluka? Mana yang luka?”

Setelah Eun Tak selamat keluar dari mobil, Wang Yeo menyingkir dari mobil tersebut dan mobilnya yang tinggal separuh itu langsung roboh. Sontak Eun Tak terkejut dan reflek memeluk Shin.

Eun Tak lekas melepaskan pelukannya, dengan suara bergetar, ia mempertanyakan pertanyaan Shin barusan. Dia bertanya apakah dirinya baik – baik saja setelah Shin membelah mobilnya menjadi dua?

Shin tahu kalau Eun Tak masih begitu syok, ia tidak mengatakan apapun tentang hal itu. Ia pun mengalungkan syal merah ke leher Eun Tak kemudian memintanya untuk menunggu sebentar.


Eun Tak penasaran dengan apa yang akan ia lakukan? Dia tidak akan membunuh penjahat itu bukan?

“Tidak.”

Eun Tak belum percaya, Shin memang selalu bilang tidak. Lalu kenapa juga malaikat pencabut nyawa datang? Dia yakin kalau malaikat pencabut nyawa tidak akan menyelamatkannya, jadi Eun Tak menyimpulkan kalau dia mungkin akan mencabut nyawa penjahat itu.

“Ucapanmu itu memang masuk akal.” Timpal Wang Yeo.

Sekali lagi Shin menyangkal, dia hanya ingin menunjukkan bahwa dia tengah marah pada kedua penjahat tersebut.


Dua penjahat itu meminta pertolongan karena keduanya terperangkap dalam mobil.

Shin memberitahukan bahwa selama dua hari, jalan ini akan menghilang dalam peta jadi tidak ada siapapun yang akan melewati jalan ini. Mereka berdua akan merasakan sakit seolah akan mati. Polisi akan menemukan mereka dua hari dari sekarang.

“Kalian bisa menerima hukuman atas dosa-dosa kalian setelah berada di kantor polisi. Kalian harusnya bersyukur karena bukan aku orang yang menghukum kalian. Belas kasihan terkadang tersembunyi dari korban yang kau incar. Kalian harusnya berterima kasih pada anak itu.”

Setelah Shin pergi, Wang Yeo membuat keduanya melupakan kejadian ini. Dia menghipnotis mereka bahwa keduanya hanya bertengkar sehingga menyebabkan kecelakaan. Mereka berdua tidak akan berbaikan selama hidup mereka.

Mereka bertiga jalan berbarengan, Eun Tak tanya apakah mereka tidak membawa mobil kemari?

“Kami jarang bawa mobil.” Jawab Shin. Wang Yeo menimpali dengan anggukan layaknya anak kecil.

Eun Tak penasaran apakah sekarang dia sudah mati? Atau mereka sekarang sedang berjalan menuju dunia orang mati?

Bukan. Shin memberitahukan kalau jalan ini hanya jalan pedesaan biasa. Mereka baru saja menyelamatkan Eun Tak. Eun Tak masih belum yakin, kalau begitu akankah mereka berdua akan menangkapnya hidup – hidup dan membunuhnya?

Wang Yeo terlihat begitu malas mendengarkan ocehan Eun Tak, ia bertelepati dengan Shin. Ia penasaran kapan gadis yang mereka tolong ini akan mengucapkan terimakasih. Shin menyuruhnya untuk bersabar, mereka sedang bersama gadis 19 tahun yang masih marah atas kejadian barusan.


“Bisa-bisanya kau mengajak Malaikat Pencabut Nyawa saat aku memohon padamu menyelamatkan hidupmu?” oceh Eun Tak lagi.

Wang Yeo sekali lagi bertelepati “Aku penasaran. Kapan kita akan mendengar dia berterima kasih pada kita.....”

Shin hilang kesabaran dengan Wang Yeo dan membentaknya supaya diam tanpa menggunakan telepati. Eun Tak terkejut menerima bentakannya. Wang Yeo mengedikkan bahu tanpa merasa bersalah.

Eun Tak menggerutu marah, kenapa juga tidak ada mobil yang melintas dijalan ini?

Wang Yeo kembali bertelepati menyindir Shin “Sepertinya seseorang sudah memastikan bahwa tidak akan ada mobil yang melintas di jalan ini selama dua hari.”

“Kubilang, berhenti bicara.” Bentak Shin dengan telepati.


Masih dengan jual mahal, Eun Tak mempersiapkan ramen untuk Shin. Ia bertanya kapan sebenarnya Shin akan pergi?

“Sebentar lagi.”

Eun Tak mengaku kalau dia cuma penasaran saja, jangan perdulikan pertanyaannya. Tapi kenapa dia juga bisa datang menyelamatkannya padahal dia tidak meniup api? Entahlah. Shin hanya mendengar suara permintaan tolong Eun Tak.

“Tapi aku bicara itu dan memikirkannya dalam hati.”

“Pasti kau bicara itu keras-keras sekali di dalam hati. Kau seharusnya tidak perlu datang.”

“Aku tidak punya alasan untuk tidak datang menyelamatkanmu.”

Eun Tak meminta maaf karena membuat Shin datang menyelamatkannya tengah malam. Setelah merenungkannya, Eun Tak sadar kalau dirinya sekarang sedang menjalani bonus hidupnya. Ia mendengar kalau Shin sudah menyelamatkan ibunya 19 tahun yang lalu, tapi dia tidak menyesal karena ia bisa melihat ibunya. Dengan nada ogah – ogahan, Eun Tak mengatakan kalau dia tidak akan membenci Shin lagi.

“Tapi sepertinya kau membenciku.”

Tidak. Eun Tak mengelak dan jika suatu saat dia bertemu dengan Shin lagi.. yah meskipun mungkin tidak akan bertemu lagi sih.

“Kau memang membenciku ternyata.”

Tidak. Tegas Eun Tak dengan nada jual mahalnya. Mulai sekarang dia tidak akan membuat permohonan dan memanggilnya lagi supaya Shin bisa pergi dengan tenang. Semoga dia selamat dalam perjalanan dan bertemu dengan orang yang baik. Seseorang yang cantik dan baik, yang bisa menemukan jati dirinya... maksud Eun Tak, yang cantik hatinya soalnya Shin bilang dia tidak perduli dengan penampilan.


Eun Tak mempersilahkan Shin untuk makan, tteobokki –nya sudah matang. Shin menolak untuk makan dan menyuruh Eun Tak memakannya. Eun Tak menolak lagipula dia tidak punya uang untuk membayar.

“Aku akan membayarnya kalau begitu. Temanilah aku disini.”

“Apa sekarang kau mau mentraktirku makan malam?” Eun Tak sebenarnya telihat senang cuma masih jual mahal.

Ya. Shin akan mentraktirnya, gangster itu sepertinya membawa Eun Tak tanpa memberikannya makanan. Eun Tak masih menolak, dia lebih baik membungkusnya daripada makan disini bersama ahjussi. Dia sangat berterimakasih atas ttebokkinya.

-oOo-

6 Responses to "SINOPSIS Goblin Episode 3 Bagian 1"

  1. wow sperti biasa,update super kilat...
    suka suka suka😄😆😃
    trima ksih sinopsisx😌

    ReplyDelete
  2. Next favorit drama nih
    Drama tapi rasa film
    Daebak

    ReplyDelete
  3. Daebak!
    pokoknya sukaaaa semangat nulisnya ^^ jadi ngga sabar nunggu episode2 selanjutnya~

    ReplyDelete
  4. mbak , ost nya drama ini pas episode 1 waktu si ahjussi goblin sma si Eun Tak pertama ketemu papasan ujan* itu judulnya apa ya? penyanyinya jga spa? btw mkasih sinopsisnya , semangat :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya rilis yang full belum keluar tapi kalo cari di yutub ada OST Goblin - Beautiful Life.

      Untuk saat ini yang udah rilis officialnya baru:
      Punch, Chanyeol: Stay With Me
      10cm: My Eyes
      Lasse Lindh: Hush (Di penghujung ep 4, yang pas Shin natap Eun Tak).

      Delete

Jangan lupa komentar yaah^^ biar aku lebih semangat dalam membuat postingan. Meskipun jarang bales tapi semua komentar selalu aku baca kok.. *serius*

Gomawo^^

KOMENTAR